Memulai Usaha Bisnis Pulsa Isi Ulang
Nomor identitas kedua setelah nomor KTP adalah nomor telepon genggam (HP), situasi ini membuka peluang bisnis baru yaitu memulai usaha bisnis pulsa isi ulang
Memulai Usaha: Sepuluh tahun lalu Hand Phone (HP) adalah barang mewah yang hanya dimiliki oleh golongan menengah keatas yang secara ekonomi lebih mapan, namun sekarang hampir semua orang mempunyai HP, HP kini seakan sudah menjadi kebutuhan pokok dan nomor identitas kedua setelah nomor KTP adalah nomor HP, hmm. Situasi ini membuka peluang bisnis baru yaitu memulai usaha bisnis pulsa isi ulang.
Tingginya kebutuhan orang akan pulsa isi ulang membuat bisnis pulsa isi ulang seakan tidak ada matinya, lihat saja dipinggir-pinggir jalan berjejer gerai pulsa isi ulang dari kios besar sampai hanya sebuah etalase kecil, bahkan tak perlu ruko atau etalase, asalkan kita memiliki sebuah HP kita juga bisa memulai usaha bisnis pulsa isi ulang, begitu mudahnya memulai usaha bisnis pulsa isi ulang.
Kita tidak berbicara tentang bagaimana memulai usaha bisnis pulsa isi ulang dengan skala besar, sebab bagi kebanyakan orang dengan modal yang terbatas tentu memulai usaha atau bisnis dari skala kecil, istilahnya bisnis kecil-kecilan untk mendapatkan penghasilan tambahan, namun jika nati usahanya bisnisnya berkembang tentu saja terbuka peluang usaha untuk mengembangkan bisnisnya lebih besar lagi. Ada beberapa jenis bisnis pulsa isi ulang yang bisa kita jalankan berdasarkan modal usaha yang kita miliki, namun kali ini kita akan membahas bagaimana memulai usaha bisnis pulsa isi ulang dengan modal yang kecil.
Dengan modal sebuah telepon genggam (HP) kita sudah bisa memulai usaha bisnis pulsa isi ulang elektrik
Dengan bermodalkan hanya sebuah telepon genggam (HP) kita sudah bisa memulai usaha bisnis pulsa isi ulang jenis pulsa elektrik, tak perlu memiliki caunter dan etalase apalagi sampai sewa toko/ruko. Caranya kita cukup registrasi dan membayar deposit kepada agen pulsa isi ulang elektrik, jika kita tidak tahu informasi tentang agen pulsa isi ulang elektrik kita bias menanyakan pada orang lain yang telah memulai usaha jenis ini, atau kita juga dapat menemukannya di Google untuk informasi agen pulsa isi ulang elektrik (dengan kata kunci “pulsa isi ulang”, “pulsa elektrik” atau “agen pulsa elektrik”). Selanjutnya dari sekian banyak data dan informasi agen pulsa yang telah kita dapatkan, kita dapat memilih agen yang terbaik berdasarkan kemudahan pelayanan yang ditawarkan dan harga yang lebih kompetitif, sebab selisih harga Rp 500,- saja orang bisa beralih mencari penjual pulsa yang lain yang lebih murah.
Setelah memilih agen yang cocok, melakukan registrasi dan membayar deposit, kita dapat memulai usaha bisnis pulsa isi ulang elektrik. Jurus pemasaran atau marketing yang paling ampuh untuk usaha pulsa isi ulang jenis ini adalah dengan menawarkannya kepada teman dekat kita, keluarga dan sanak saudara, teman kerja dan seterusnya, isitilahnya promosi dari mulut ke mulut hingga akhirnya dagangan pulsa isi ulang elektrik kita semakin tersebar luas dan semakin banyak menjaring pelanggan. Satu hal yang harus kita perhatikan adalah berusaha memberikan pelayanan yang terbaik kepada setiap pelanggan, sedikit saja mereka kecewa dengan pelayanan kita mereka bias beralir ke penjual pulsa yang lain.
Baca Juga: Investasi Cerdas – Menabung Emas
:.www.memulaiusaha.com | Peluang Usaha Sampingan
Investasi Cerdas – Menabung Emas
Memulai Usaha: Pepatah mengatakan “ Rajin pangkal pandai, hemat pangkal kaya”, untuk kalimat “ rajin pangkal pandai “ mungkin maksudnya rajin belajar, yah, sampai saat ini kalimat tersebut boleh dikatakan masih cukup relevan, tapi untuk kalimat selanjutnya yaitu “hemat pangkal kaya”, maksudnya mungkin kalau kita berpola hidup hemat dalam menggunakan uang maka kita akan kaya, benar ga ya?
Untuk masa sekarang tampaknya pepatah “hemat pangkal kaya” sudah tidak relevan lagi, menabung untuk menjadi kaya hanya bisa dilakukan pada masa lalu, untuk masa sekarang menabung atau menyisihkan sebagian kecil uang penghasilan kita untuk ditabung tampaknya tidak akan membuat kita menjadi lebih kaya, apalagi bagi kita yang berpenghasilan pas-pasan dan hanya menabung dengan uang sisa gajian bulanan, sebab kita akan berlomba dengan yang namanya inflasi atau penyusutan nilai mata uang. Dari tahun ke tahun nilai mata uang terutama uang kertas semakin menyusut apalagi dengan terjadinya krisis moneter, uang semakin tak bernilai, sekitar tahun 1995 sebuah printer dot-matrix ukuran A4 dapat dibeli dengan harga sekitar Rp 350 ribu, begitu juga dengan uang sejumlah Rp 4,5 juta kita sudah bisa membeli sebuah sepeda motor, sekarang harga sebuah printer dot-matrix ukuran A4 di atas Rp 1 juta, begitu juga sepeda motor sekarang berharga di atas Rp 10 juta, oleh sebab itu berhemat ria atau hanya sekedar menabung tampaknya bukan manjadi pilihan yang pas bagi mereka yang ingin merubah hidupnya secara ekonomi. Ada cara yang lebih baik untuk meningkatkan taraf ekonomi yaitu dengan memulai usaha ataupun berinvestasi.
Memulai usaha atau bisnis untuk usaha sampingan atau sebagai pekerjaan utama memang banyak pernak-perniknya, banyak hal yang perlu disiapkan dan dipertimbangkan (lihat artikel: Tips Memulai Usaha Franchise), namun bagi kita yang hanya ingin menabung namun ingin mendapatkan keuntungan yang lumayan tentu harus mencari cara yang tepat. Dengan cara menabung yang konvensional atau menabung dengan mengharapkan bagi hasil atau bunga tidaklah menjanjikan keuntungan yang signifikan, kecuali kita menyimpan uang di bank dalam jumlah besar.
Menabung memang paling kecil resikonya dibanding jenis investasi uang yang lain, namun ada cara cerdas yang dapat kita lakukan untuk menjadikan uang simpanan kita lebih cepat mendatangkan keuntungan dibandingkan dengan menabung biasa, yaitu dengan menabung emas, ya menabung emas!
Emas adalah logam mulia yang sudah sangat tua namun sampai sekarang nilainya tetap tinggi. Pada masa Nabi Muhammad SAW (sudah seratus lebih abad yang lalu) satu ekor kambing bisa ditebus dengan satu dinar emas, sekarang harga seekor kambing ukuran sedang sekitar Rp 1,3 juta, itu setara dengan satu dinar emas. Selain nilainya yang tetap tinggi harga emas terhadap nilai mata uang pun terus naik, coba saja kita catat harga emas bulan ini lalu kita bandingkan dengan satu tahun yang akan datang maka sudah hamper bias dipastikan harganya akan berubah naik.
Oleh sebab itulah memulai usaha untuk berinvestasi atau menabung emas layak untuk kita pertimbangkan daripada sekedar menabung uang kertas yang keuntungannya tidak seberapa.
Lihat Juga: Tips Memulai Usaha Franchise



