Belajar Dari Usaha Warnet dan Wartel
Karena teknologi terus berkembang dan harganya semakin murah, maka para pelaku usaha dibidang teknologi harus siap bertransformasi atau merubah strategi usaha dan bisnisnya mengikuti perkembangan yang ada
Memulai Usaha: Pertengahan tahun 90-an sampai sekitar tahun 2002 boleh dibilang sebagai masa jaya-jayanya usaha wartel (warung telekomunikasi), pada masa itu banyak orang memulai usaha wartel sebab usaha ini memberikan keuntungan yang lumayan, namun sejak tahun 2002 usaha wartel kelihatan mulai stagnan dan semakin lama semakin lesu. Hal ini dikarenakan makin marak dan murahnya penggunaan telepon genggam (ponsel) dikalangan masyarakat, sehingga untuk berkomunikasi mereka mulai beralih dari wartel ke ponsel yang semakin murah dan terjangkau untuk semua kalangan masyarakat, bahkan sekarang sebagian besar usaha wartel telah gulung tikar tergilas oleh ponsel yang lebih murah dan praktis.
Begitu juga dengan usaha warnet (warung internet), tahun 2000-an adalah masa kejayaan usaha warnet, bahkan pertengahan tahun 2000-an kemaren banyak orang ramai-ramai memulai usaha warnet, namun sekarang usaha warnet mulai menunjukan titik jenuhnya, seiring dengan semakin murahnya biaya akses internet dan modem USB yg sangat praktis, banyak pengguna setia warnet yang beralih menggunakan modem USB dengan kartu GSM untuk mengakses jaringan internet.
Beberapa warnet memang masih bertahan, namun kebanyakan dari pengunjung yang masih setia datang ke warnet hanya untuk bermain game online. Seharusnya ini menjadi pelajaran bagi kita, bahwa teknologi selalu berkembang dan harganya akan semakin murah, jadi kalau memulai usaha yang berhubungan dengan teknologi maka harus siap untuk bertransformasi atau merubah strategi usaha dan bisnisnya mengikuti perkembangan yang ada, sebagai contoh seorang pemilik usaha wartel yang sukses tidak harus gulung tikar dan berhenti berusaha ketika usaha wartel mulai sepi dan lesu, dia seharusnya berpikir untuk memutar usahanya misalnya menjadi agen pulsa telepon selular sekaligus jual beli dan servis ponsel, atau jenis usaha lainnya seputar telekomunikasi yang selama ini menjadi bisnis utamanya. Semoga berguna
Baca juga: Mari Memulai Usaha Bisnis Kreatif
:.www.memulaiusaha.com | Peluang Usaha Sampingan
Memulai Usaha Bisnis Pulsa Isi Ulang
Nomor identitas kedua setelah nomor KTP adalah nomor telepon genggam (HP), situasi ini membuka peluang bisnis baru yaitu memulai usaha bisnis pulsa isi ulang
Memulai Usaha: Sepuluh tahun lalu Hand Phone (HP) adalah barang mewah yang hanya dimiliki oleh golongan menengah keatas yang secara ekonomi lebih mapan, namun sekarang hampir semua orang mempunyai HP, HP kini seakan sudah menjadi kebutuhan pokok dan nomor identitas kedua setelah nomor KTP adalah nomor HP, hmm. Situasi ini membuka peluang bisnis baru yaitu memulai usaha bisnis pulsa isi ulang.
Tingginya kebutuhan orang akan pulsa isi ulang membuat bisnis pulsa isi ulang seakan tidak ada matinya, lihat saja dipinggir-pinggir jalan berjejer gerai pulsa isi ulang dari kios besar sampai hanya sebuah etalase kecil, bahkan tak perlu ruko atau etalase, asalkan kita memiliki sebuah HP kita juga bisa memulai usaha bisnis pulsa isi ulang, begitu mudahnya memulai usaha bisnis pulsa isi ulang.
Kita tidak berbicara tentang bagaimana memulai usaha bisnis pulsa isi ulang dengan skala besar, sebab bagi kebanyakan orang dengan modal yang terbatas tentu memulai usaha atau bisnis dari skala kecil, istilahnya bisnis kecil-kecilan untk mendapatkan penghasilan tambahan, namun jika nati usahanya bisnisnya berkembang tentu saja terbuka peluang usaha untuk mengembangkan bisnisnya lebih besar lagi. Ada beberapa jenis bisnis pulsa isi ulang yang bisa kita jalankan berdasarkan modal usaha yang kita miliki, namun kali ini kita akan membahas bagaimana memulai usaha bisnis pulsa isi ulang dengan modal yang kecil.
Dengan modal sebuah telepon genggam (HP) kita sudah bisa memulai usaha bisnis pulsa isi ulang elektrik
Dengan bermodalkan hanya sebuah telepon genggam (HP) kita sudah bisa memulai usaha bisnis pulsa isi ulang jenis pulsa elektrik, tak perlu memiliki caunter dan etalase apalagi sampai sewa toko/ruko. Caranya kita cukup registrasi dan membayar deposit kepada agen pulsa isi ulang elektrik, jika kita tidak tahu informasi tentang agen pulsa isi ulang elektrik kita bias menanyakan pada orang lain yang telah memulai usaha jenis ini, atau kita juga dapat menemukannya di Google untuk informasi agen pulsa isi ulang elektrik (dengan kata kunci “pulsa isi ulang”, “pulsa elektrik” atau “agen pulsa elektrik”). Selanjutnya dari sekian banyak data dan informasi agen pulsa yang telah kita dapatkan, kita dapat memilih agen yang terbaik berdasarkan kemudahan pelayanan yang ditawarkan dan harga yang lebih kompetitif, sebab selisih harga Rp 500,- saja orang bisa beralih mencari penjual pulsa yang lain yang lebih murah.
Setelah memilih agen yang cocok, melakukan registrasi dan membayar deposit, kita dapat memulai usaha bisnis pulsa isi ulang elektrik. Jurus pemasaran atau marketing yang paling ampuh untuk usaha pulsa isi ulang jenis ini adalah dengan menawarkannya kepada teman dekat kita, keluarga dan sanak saudara, teman kerja dan seterusnya, isitilahnya promosi dari mulut ke mulut hingga akhirnya dagangan pulsa isi ulang elektrik kita semakin tersebar luas dan semakin banyak menjaring pelanggan. Satu hal yang harus kita perhatikan adalah berusaha memberikan pelayanan yang terbaik kepada setiap pelanggan, sedikit saja mereka kecewa dengan pelayanan kita mereka bias beralir ke penjual pulsa yang lain.
Baca Juga: Investasi Cerdas – Menabung Emas



